Bianglala

  • Home
  • Kaleidoskop
    • BTN Entertainment
    • 128 Kata
    • 30 Tema Menulis
  • Seri Pengingat
    • #1 Paman Pelukis
    • #2 Memaknai Temu
    • #3 Don't Talk to Me About Muhammad
    • #4 Koreksi Niat
    • #5 Menyesal
    • #6 Salat Tepat Waktu?
  • Sosial Media
    • Instagram
    • Steller

1. Smartphone. Kalau gak bawa takutnya nyesel nggak bisa mengabadikan momen-momen 'mendadak.'

2. Fulus. Sesedikit apapun aku berusaha bawa uang. Kita gak tau apa yang akan terjadi ketika kita keluar, bukan?

Itu dua hal penting yang kubawa kalau mau pergi jarak deket, kayak ke kantin, rektorat, nyari sinyal (dulu, pas asrama masih berkawan dengan E). Tapi kalau di rumah dan cuma ngantar jemput adek palingan aku gak bawa dua barang itu juga gak papa.

Kalau perjalanannya udah rada jauhan. Ke kampus karim misalnya.

3. Mushaf. Meski tidak berakhir dengan tilawah, setidaknya aku udah membawanya. Terus, kalau misalnya aku kelupaan bawa, pasti ada aja kejadian yang bikin aku ngerasa kalau Dia tengah menegurku. Mulai dari temen yang tiba tiba pengen minjem alquran, aku yang tiba-tiba pengen tilawah/murajaah, atau kejadian-kejadian lain. Jadi, sebisa mungkin aku membawa mushaf setiap mau pergi. Kayak nggak tenang gitu kalau nggak bawa, berasa meninggalkan sesuatu yang penting #asiq

4. Air minum.

5. Tissue + hand sanitizer. Tapi kalau habis ya gak bawa.

6. Alat tulis (minimal pensil/bolpoint dan selembar kertas.)

7. Mukena (ini kalau mau pergi dengan estimasi bakal melewatkan waktu sholat dan tidak ada rencana mampir di masjid) + sajadah.

8. Earphone + charger. Nggak selalu kupake, buat jaga-jaga aja. Bawa charger juga kalau hape udah ada tanda-tanda mau mati.

Mayan banyak ya. Itu barang-barang yang hampir selalu kubawa tiap mau ke kampus. Termasuk barang wajib. Makanya aku bingung pas pengen gak mau make tas punggung sering-sering. Bingung barang apa yang ditinggal. Soalnya aku gak terlalu suka ngerempongin orang lain. Sebisa mungkin kalau bisa pake usaha sendiri ya why not gitu loh.

Tapi beberapa hari terakhir aku ke kampus pake slipping bag sih. Isinya? Kertas, bolpoint, dompet, mushaf, earphone. Nitip tissue di tasnya putri terus nenteng tumblr air minum.

Sekarang ini aku lagi nungguin paketan dari Salwa yang salah satu isinya berupa gogirlmagz plus bonus. Doain semoga salwa bisa mengirim paketku secepatnya yaa. Paket yang kutunggu-tunggu sejak belasan pekan lalu😣
Haaaaah???!

*startled*

*memejamkan mata menerawang masa lalu*

Kapan aku terakhir kali ke bioskooop?????

Sejak sumbawa baru memiliki Sumbawa Great Mall yang sama Pamella 1 aja kalah. Aku belum pernah lagi nonton film di bioskop dan hanya mengandalkan hasil download teman-teman kalau lagi butuh tontonan.

Di Jogja pun sakjane aku jarang ke bioskop, selama tiga tahun bersekolah di SMA IT frekuensi aku ke bioskop masih lah bisa diitung jari.

Kapan yang terakhir?

Sumpah nggak inget

Eh bentar

Kayaknya aku dapat insight

Aku kalau nonton selalu di Plaza Ambarrukmo (aka Amplaz) karena cuma itu satu-satunya Mall ber-bioskop yang paling mudah diakses pake transportasi umum dari asrama. Biasanya sih berangkatnya naik taxi terus pulangnya baru pake Trans Jogja, habis kalau berangkatnya pake TJ kudu muter dulu gara gara jalurnya nggak langsung-__- dari yang seharusnya cuma 15 menit bisa jadi dua jam. Lagian kalau taxi paling habis 30rebu dan sekali naik berempat jadi ya sebandinglah sama waktu perjalanan yang jauh lebih cepat daripada mengeluarkan 3.500 untuk dua jam. Aku sekali nyoba berangkat pake trans abis itu gak pernah lagi, mending nggak ke Amplaz daripada berangkatnya pake trans. Kebanyakan buang waktu di jalan.

Oke, masalah my last movie that I saw in the theater,

Civil War sama My Stupid Boss mana yang rilisnya paling akhir?

Pokoknya antara dua itu.

Sebab aku nonton Civil War adalah akibat dari terlalu panjangnya antrian AADC 2 yang ternyata filmnya tidak sebagus itu. Terus kalau My Stupid Boss..... ini kayaknya juga akibat dari film lain yang nggak bisa kutonton tapi film apa aku gak inget. Atau karena mau refreshing ya?

Sumpeh lupa. Buset.

Soalnya aku tipe orang yang gak mau ngabisin uang buat selembar tiket nonton dadakan. Kayak lu ke mall terus gabut mau ngapain akhirnya memutuskan buat ke bioskop dan random milih film dengan jam tayang paling dekat.

Nononono, aku masih sayang uangku. Aku belum pernah kayak gitu.

Jadi setidaknya kalau aku ke mall aku udah tau mau ngapain aja. Nonton ya nonton, makan ya makan, window shopping ya window shopping.

Almost 10 months ago:')))

Since i do not have iPod or mp3. So, i shuffle the music from my phone.

1. Twice - Knock Knock
Ini karena habis download aja sih hehe terus langsung dengerin sekalian ngecek aku ngedownload file yang bener atau nggak.

2. Taylor Swift - Blank Space

3. Al Ghomidi - At Thuur

(setelah at thuur selesai sebenernya ada dua rekaman yang keputer, keduanya gak punya judul, cuma ada tulisan track 01 gitu. Isinya kayak rekaman yang sering diputer pas lagi hari raya -kalian pasti bisa menerka rekamannya kayak gimana- jadi gak kumasukin dalam dua dari 10 list)

4. Twice - TT

5. Ahmad Saud - Al Muzammil

6 I.O.I - 사랑해 기억해 (I Love You I Remember You)

7. Misyari Rasyid - Qoof

8. EXO - 인어의 눈물 (Baby, don't cry)

9. Al Ghomidi - Al Mumtahanah

10. f(x) - 에프엑스 (Ending Page)

Yeeez, finally done!
Random banget kan, makanya aku bikin dua playlist di hape. Semua lagu kumasukin di satu playlist, sedangkan playlist yang lain isinya murattal semua. Biar aku gak ngerasa berdosa.

Habis misalnya nih ya aku lagi denger lagu yang menghentak hentak gitu, beatnya cepat, eh setelah lagu itu selesai terus yang kesetel murattal kan memberi efek penurunan terhadap semangat dan kalau murattalnya ku skip malah menimbulkan rasa bersalah di hati. Anehnya, kalau aku aktifin shuffle mode sering banget tuh satu lagu selesai terus dilanjutin sama murattal, murattal selesai lanjutannya lagu. Murattal-lagu-murattal-lagu-repeat.

Makanya aku pisahin di playlist. Jadi kalau mau dengerin lagu tinggal muter playlist yang isinya lagu.

Aku pernah berniat ngehapus semua lagu yang ada di hp dan menyisakan murattal doang. Biar pas lagi pengen denger lagu, mau nggak mau yang didenger murattal.

Tapi nggak jadi.

Toh. Semuanya kan memiliki porsinya sendiri-sendiri.
Ini terlepas dari keinginan hakiki macem masuk jannah, ngunjungi baitullah, dekaka. Kalau aku nulisnya tempat-tempat itu ntar kesan dari judulnya kayak cuma pertanyaan retoris doang.

So, here it is:

1. Madame Tussaud's museum. Lupa gara-gara apa yang jelas pengen banget ke Museumnya Madame Tussaud. Kalau nggak bisa ke semuanya, minimal foto sama bapak Soekarno aku sudah gembira.

2. Medan. Mau nyobain bika ambon yang jarang banget dibawa Ula (padahal tiap dia pulang aku selalu mengingatkan) dan juga pancake durian yang kelezatannya selalu dikoar koarin sama Ula serta melihat bentuk dari Kualanamu dengan mata kepala sendiri yang kemegahannya selalu diceritain oleh orang yang sama.

3. Tarakan. Tujuan utama adalah ngeborong Milo Malaysia. Kalian harus nyoba!!! Rasanya lebih mantep dan lebih enak dari Milo yang dijual di Indonesia. Terus tujuan kedua baru deh ngunjungi rumahnya Maya, Idul, unni Iin, dan Jihan, ehe.

4. SM's office. Gak cuma nongkrong seharian di depan kantor sambil hayal babu berharap pada keberuntungan bisa papasan sama para oppa eonni dan dede gemes, tapi masuk ke dalem muterin satu gedung.

5. Hatinya dia. Iya ngunjungi doang, gak menetap. Ngobrak ngabrik bentar terus pergi lagi. #jahad


See ya on next post:))

ps : Itu buat yang terakhir cuma imajinatif doang kok.

".........aku takut. Karena manusia selalu berubah."




"Woy, berhenti ngerendah napa-__- kelebihan kamu tuh banyak dan aku bosen denger kamu ngerendah mulu."



"Bingung. Kayaknya kutub kita samaan ya? Jadinya tolak menolak."
Karena beberapa post terakhir blog ini kutulis pake smartphone.


Im not an army.

Aku cuma suka sama mbak Silv3rt3ar, doi sering ngecover english beberapa lagu EXO sama BTS.

Sebelum pakai itu, aku pakai screenshootan video cover english 'Monster' di bagian lirik dont be afraid, love is the way sebagai lock screen.

Gak. Gak ada maksud apa-apa.

Pas BTS comeback pake blood, sweet, and tears. Eh sama si mbak e dicover pakai english, akhirnya lockscreennya kuganti.

Suka sama video coveran mbak silv3rt3ar karena isi videonya cuma lirik doang. Bagus. Bikin sedikit paham sama lagunya oppa oppa koriya.

Karena dari puluhan baris lirik di satu lagu, aku gak pernah ngerti itu lagu tentang apa, membahas apa, untuk siapa. Cuma ngerti kalau ada kalimat bahasa inggris terselip, atau kalau bahasa korea palingan tau 'saranghaeyo' doang.
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Bianglala's Author

Shofwa. Manusia yang lebih senang berbicara dalam pikiran, punya kebiasaan bersikap skeptis terhadap sesuatu yang dianggap tidak masuk akal, jatuh cinta dengan makna nama yang dimiliki: keikhlasan dalam cinta.

My Post

  • ▼  2026 (4)
    • ▼  September (1)
      • Sabar yang Sementara
    • ►  Juli (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2025 (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2024 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2023 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2021 (10)
    • ►  November (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2019 (36)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (28)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2018 (18)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2017 (41)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (13)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (13)
  • ►  2016 (21)
    • ►  Desember (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (33)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (8)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Desember (3)
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © Bianglala. Designed by OddThemes